hiasan


10 September 2012

Waspada dengan 9 keturunan syaitan


"Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui." (Al-Baqarah: 169)
Rasulullah SAW bersabda, "Anak keturunan syaitan ada sembilan, yaitu Zalitun, Watsin, Laqus, A'wan, Haffaf, Murrah, Masuth, Dasim, dan Walhan."

Petama, setan Zalitun ialah syaitan yang bertugas menggoda penghuni pasar dalam transaksi jual beli dengan menyuruh untuk melakukan kedustaan, penipuan, memuji-muji barang dagangan, mencuri timbangan dan bersumpah palsu.

Kedua, setan Watsin bertugas menggoda manusia yang tertimpa musibah agar tidak bersabar sehingga yang sebahagian daripada mereka yang berjaya digelincirkan syaitan berteriak histeria, menampar-nampar pipi dan sebagainya. Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya aku putus hubungan dengan orang-orang yang menjerit-jerit ketika kematian, mencukur rambut di kepalanya, atau bahkan merobek-robek bajunya ketika ditimpa musibah." (HR. Bukhari Muslim).

Ketiga, syaitan A'wan-mereka bertugas menggoda para pemerintah untuk berbuat zalim. Jabatan kadang-kadang membuat seseorang lupa diri bahawa semua perbuatan kelak akan ditanya di hadapan mahkamah Allah SWT kelak. Cerminan penguasa zalim telah Allah contohkan dalam sosok yang sangat fenomenal, Firaun.

Keempat, syaitan Haffaf, yakni syaitan yang bertugas memujuk dan menggoda orang untuk meneguk minuman keras. Kelima, syaitan Murrah bertugas menggoda orang agar asyik bermain seruling atau alat muzik mengiringi nyanyiannya.

Sebagai manusia, kita memang memerlukan hiburan. Namun, hiburan dalam Islam tentu sudah diatur dengan baik dan tidak berlebihan. Ertinya, jangan sampai bermain muzik menjadi keutamaan utama kita sebagai manusia. Tugas manusia ialah ibadah. (QS. Adz-Dzariyat: 56).

Keenam, Setan Laqus bertugas menggoda untuk menyembah api. Menyembah api, atau apa pun selain Allah adalah salah satu bentuk kemusyrikan. Ketujuh, setan Masuth, menggoda manusia untuk menyebarkan berita-berita dusta lewat lisan manusia sehingga sukar ditemui berita yang sebenarnya.

Kelapan, syaitan Dasim, syaitan yang berada di dalam rumah. Jika seseorang tidak mengucapkan salam sewaktu memasuki rumah dan tidak pernah menyebut nama Allah di dalamnya, maka syaitan akan mengadakan perselisihan di antara anggota keluarga sehingga akan terjadi talak, khulu, mahupun tindak kekerasan.

dan syaitan Walhan, bertugas menggoda manusia dalam beribadah seperti berwudhu, solat, dan ibadah-ibadah lain. Syaitan Walhan, menurut riwayat lain tugas utamanya adalah menggoda manusia saat berwudhu untuk boros dalam menggunakan air. Padahal sudah jelas bagi kita, perilaku boros dalam berwudhu ialah salah satu makruh wudhu.

Kami berlindung pada-Mu ya Allah, dari godaan syaitan yang terkutuk. 

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Catat Ulasan

Hak Cipta